Teknologi

Halaman Gangguan di chatgpt.com Ternyata Palsu, Pelaku Pakai Teknik Cloaking Lolos dari Deteksi

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,185 kata 4 halaman
Halaman Gangguan di chatgpt.com Ternyata Palsu, Pelaku Pakai Teknik Cloaking Lolos dari Deteksi
Halaman Gangguan di chatgpt.com Ternyata Palsu, Pelaku Pakai Teknik Cloaking Lolos dari Deteksi — Aplikasi Desktop ChatGPT...

Pastikan Anda berada di domain yang benar, yaitu chatgpt.com atau openai.com.

Waspadalah terhadap domain yang mirip seperti openew[.]app atau variasi lainnya.

4. Jangan Pernah Mengunduh dari Peringatan Gangguan

ChatGPT yang asli tidak akan pernah meminta Anda mengunduh aplikasi desktop melalui halaman peringatan gangguan.

Jika Anda melihat pesan seperti itu, itu adalah tanda bahaya yang jelas.

Segera tutup halaman tersebut.

5. Selalu Perbarui Aplikasi Resmi

Pastikan Anda selalu menggunakan versi terbaru dari aplikasi ChatGPT resmi di perangkat Anda.

OpenAI sendiri sebelumnya telah mengumumkan pembaruan keamanan wajib untuk aplikasi macOS mereka hingga batas waktu 12 Juni 2026, sebagai respons terhadap masalah rantai pasok lainnya.

Memperbarui aplikasi memastikan Anda memiliki tambalan keamanan terbaru.

6. Gunakan Perangkat Lunak Keamanan

Pastikan komputer Anda memiliki perangkat lunak antivirus dan anti-malware yang terpercaya dan selalu diperbarui.

Ini dapat membantu memblokir akses ke situs berbahaya yang diketahui dan mendeteksi file yang mencurigakan sebelum Anda membukanya.

Kesimpulan

Kampanye LLMShare adalah peringatan keras tentang bagaimana alat AI canggih dapat disalahgunakan.

Dengan memanfaatkan fitur berbagi internal ChatGPT, peretas kini dapat menyembunyikan malware di balik domain yang sepenuhnya sah dan tepercaya.

Waspada adalah kunci utama.

Selalu verifikasi sumber unduhan Anda, curigai iklan, dan jangan pernah panik dengan pesan "gangguan" yang mendadak muncul.

Jika Anda merasa telah mengunduh file mencurigakan, segera putuskan koneksi internet Anda dan jalankan pemindaian antivirus penuh.


Sumber: Berita ini disusun berdasarkan informasi yang dirilis pada 30 Mei 2026 oleh para peneliti dari Push Security, Malwarebytes, BleepingComputer, serta laporan dari berbagai media teknologi internasional lainnya.

Berita Terkait