Balas semua komentar dengan cepat (meningkatkan engagement rate).
2. TikTok (For You Page - FYP)
TikTok adalah raja algoritma berbasis minat.
Platform ini tidak terlalu peduli berapa banyak follower Anda, tetapi sangat memperhatikan:
-
Waktu tonton (watch time) – Poin tertinggi jika video ditonton berulang atau sampai selesai.
-
Indikator interaksi: share (paling berbobot), lalu komentar, like, dan re-watch.
-
Informasi perangkat & akun: lokasi, bahasa, tipe ponsel (pengaruh kecil, tapi ada).
Strategi sukses di TikTok:
-
Buat hook dalam 3 detik pertama: kejutan, pertanyaan, atau gerakan cepat.
-
Gunakan 3–5 hashtag spesifik, jangan terlalu umum (misalnya #resepmasakankhasjawa, bukan #makanan).
-
Posting di jam sibuk pengguna target (cek analitik akun).
-
Manfaatkan tren suara/filter, tapi tetap dengan sudut pandang unik.
3. Facebook (Feed, Watch, Groups)
Meski dianggap tua, Facebook masih powerful untuk komunitas dan jangkauan lokal.
Sinyal utamanya:
-
Interaksi bermakna (meaningful interactions) – Komentar panjang, share, reaksi (Love, Care, Wow) lebih bernilai daripada like.
-
Konten yang memicu diskusi – Postingan yang mengajak teman (tagging) atau opini.
-
Video – Durasi tonton > 1 menit, ditonton dengan suara (banyak orang lupa ini).
Strategi sukses di Facebook:
-
Bergabung dan aktif di niche group, bagikan konten bermanfaat (bukan asal link).
-
Gunakan format native video (unggah langsung, bukan link YouTube).
-
Posting pertanyaan terbuka: “Apa pengalaman Anda dengan …?”
-
Manfaatkan Facebook Live – algoritma sangat menyukai siaran langsung karena interaksi real-time.
4. LinkedIn (Feed, For You)
LinkedIn kini menjadi content powerhouse untuk profesional.
Algoritmanya menghargai:
-
Waktu baca – Semakin lama seseorang membaca teks Anda, semakin baik.
-
Interaksi awal – Dalam 60 menit pertama, komentar yang berbobot (minimal 5 kata) lebih kuat dari sekadar like.
-
Dokumen/PDF – Carousel dokumen (slide) cenderung viral karena orang membuka dan membaca setiap halaman.
Strategi sukses di LinkedIn:
-
Tulis cerita pribadi dengan hook di 3 baris pertama.
-
Gunakan 3–5 hashtag (maksimal), misal #DigitalMarketing #PersonalBranding.
-
Jadwalkan posting di Selasa–Kamis jam 08.00 atau 12.00 waktu setempat.
-
Balas komentar dalam 30 menit pertama untuk memicu second layer reach.