Kami hanya memberikan formasi berdasarkan usulan dari mereka,” jelas Rini Widyantini, seperti dikutip dari akun Instagram resminya dan laporan media terpercaya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, instansi yang paling aktif mengajukan formasi adalah mereka yang bergerak di bidang pelayanan dasar dan transformasi digital.
Guru, tenaga kesehatan, serta posisi teknis yang mendukung digitalisasi pemerintahan menjadi prioritas utama dalam usulan awal ini.
Kebijakan ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk memperkuat layanan publik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Meski demikian, tidak semua instansi telah menyampaikan usulan formasi.
Beberapa di antaranya masih terkendala keterbatasan anggaran.
Oleh karena itu, pemerintah pusat masih menunggu keputusan final terkait skala dan jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS 2026.
“Pengadaan CPNS tahun depan masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto,” tambah Rini.
Sinyal Pembukaan dan Fokus Rekrutmen
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif, sebelumnya juga menegaskan bahwa kebijakan ASN akan mengalami pergeseran fokus, terutama dalam mengakomodasi kebutuhan fresh graduate dan penguatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan.