JAKARTA - Kementerian Sosial Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga per 2 Oktober 2025.
Penyaluran bansos masih aktif berlangsung melalui dua bank penyalur utama, sementara Kementerian Sosial membuka layanan pembaruan data bansos mulai 1-11 Oktober 2025 bagi masyarakat yang ingin mengajukan, menyanggah, atau memperbarui data.
Berdasarkan pantauan terbaru, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah melaporkan pencairan bansos PKH dan BPNT tahap ketiga sejak awal Oktober 2025.
Penyaluran ini mencakup KPM penerima KKS baru maupun mereka yang mengalami proses peralihan dari kantor pos ke sistem Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
"Untuk KPM penerima BBNT susulan tahap 3, bantuan sebesar Rp600.000 kembali disalurkan melalui Bank Mandiri dan Bank BRI," demikian dilansir dari laman SokoGuru, Kamis (2/10/2025).
Bagi KPM yang data bansosnya sudah aman dan status rekening berhasil diverifikasi, kemungkinan besar saldo bantuan telah masuk ke kartu KKS masing-masing.
KPM yang menerima KKS dari bulan Juli dan Agustus disarankan untuk segera melakukan pengecekan saldo.
Layanan Pembaruan Data Bansos 1-11 Oktober 2025
Kementerian Sosial membuka layanan penting bagi masyarakat mulai tanggal 1 hingga 11 Oktober 2025.
Layanan ini mencakup beberapa hal penting bagi calon maupun penerima bansos saat ini:
1. Pengajuan Bansos Baru
Masyarakat yang belum pernah menerima bansos dan tergolong desil 1-5 dapat mengajukan diri sebagai calon penerima bansos.
2. Sanggahan Data Bansos
Bagi KPM yang bantuannya terexclude karena beberapa hal, diberi kesempatan untuk menyanggah data bansos yang akan diverifikasi ulang.
3. Reaktivasi BPJS/KIS/PBIJK
Masyarakat yang ingin mereaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan, Kartu Indonesia Sehat (KIS), atau Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBIJK) dapat mendatangi kantor kelurahan atau Dinas Sosial.
4. Pembaruan Desil
Bagi masyarakat yang saat ini berada di desil 6-10 namun masih layak menerima bansos, dapat meminta pembaruan data untuk menurunkan desil menjadi 1-5.
5. Pembaruan Data Gagal Bloking
KPM yang mengalami gagal bloking dapat membawa KKS dan KTP untuk memperbarui data melalui operator SISNG di desa atau Dinas Sosial.
6. Pengecekan Status Bansos
Masyarakat dapat mengecek status data bansos untuk memastikan apakah masih aman dan bisa dicairkan.
"Keluarga yang bisa diusulkan adalah yang masuk Desil 1-5 dan bagi yang masuk Desil 6-10 bisa dilakukan pembaruan data," demikian informasi dari akun Bansos Kemensos RI.
Penyaluran Bansos Melalui Bank Penyalur
Proses penyaluran bansos saat ini dilakukan melalui empat bank penyalur resmi pemerintah, yaitu Bank BSI, Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI.
Namun, hingga saat ini, Bank BNI belum menyalurkan bansos PKH dan BPNT tahap kedua maupun ketiga.
"Hingga kini, BNI belum menyalurkan PKH dan BBNT tahap kedua maupun ketiga karena menjadi penyalur terakhir dalam proses distribusi KKS peralihan dari kantor pos," demikian dilansir dari SokoGuru.
Proses pendistribusian bansos melalui Bank BNI memang paling akhir dibandingkan bank penyalur lainnya.
KPM yang baru menerima KKS pada bulan September diminta bersabar karena proses aktivasi kartu dan verifikasi data masih berlangsung.
Jadwal Penyaluran Bansos Oktober 2025
Berdasarkan informasi dari Detik Jabar, terdapat lima jenis bansos yang akan disalurkan pada Oktober 2025:
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4
Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan besaran bantuan berbeda sesuai kategori:
- Ibu hamil dan anak usia dini: Rp750.000 per tahap - Anak SD: Rp225.000 per tahap - Anak SMP: Rp375.000 per tahap - Anak SMA: Rp500.000 per tahap - Lansia dan penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4
Setiap KPM menerima Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 untuk periode Oktober-Desember 2025.
3. Bansos Beras 20 Kg
Diberikan untuk periode Oktober-November 2025 bagi sekitar 18,3 juta KPM.
4. Bantuan Minyak Goreng 2 Liter atau BLT Rp300.000
Diberikan sebagai opsi bagi KPM untuk memilih bentuk bantuan.
5. Bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
Penyaluran bansos melalui KKS Merah Putih yang dapat digunakan di ATM atau e-warung.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan data diri sesuai KTP.
Melalui sistem ini, masyarakat dapat mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
Bagi KPM yang ingin melakukan pembaruan data atau mengajukan sanggahan, dapat mendatangi kantor kelurahan atau Dinas Sosial setempat untuk bertemu dengan operator SIKS-NG desa/kelurahan.
***