Berita

Viral! Gaji ke-13 dan THR Bisa Dikelola, Ini Strategi ASN Wujudkan Dana Pensiun Rp1 Miliar

Diperbarui 0 2 mnt baca 362 kata
Viral! Gaji ke-13 dan THR Bisa Dikelola, Ini Strategi ASN Wujudkan Dana Pensiun Rp1 Miliar
Viral! Gaji ke-13 dan THR Bisa Dikelola, Ini Strategi ASN Wujudkan Dana Pensiun Rp1 Miliar — Isu kesejahteraan masa tua Ap...

Bungko News

Isu kesejahteraan masa tua Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menjadi perbincangan hangat. Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui program “BKN Menyapa BKD” baru-baru ini mengusung tema yang menarik perhatian publik, yakni “Manfaat Tabungan Hari Tua (THT) ASN 1 Miliar”. Dalam forum daring yang digelar pada Rabu (24/6/2026) tersebut, Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, secara tegas mengajak seluruh ASN untuk mempersiapkan masa pensiun sejak dini guna meraih peluang memperoleh manfaat THT hingga Rp1 miliar.

Prof. Zudan menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia aparatur tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kompetensi dan kinerja selama masa kerja, tetapi juga mencakup kesiapan ASN menghadapi masa pensiun dengan kondisi finansial yang sehat dan mandiri. "ASN harus mulai memikirkan masa depan sejak hari ini. Ketika memasuki masa pensiun, ASN diharapkan tetap produktif, mandiri, dan memiliki ketahanan finansial yang baik. Karena itu, literasi keuangan menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur," ujar Prof. Zudan dalam acara tersebut.

Saat ini, ASN memiliki akses yang semakin luas terhadap berbagai instrumen perencanaan keuangan dan program perlindungan hari tua. Salah satu program unggulan yang disorot adalah Taspen Life, yang menawarkan sejumlah pilihan program untuk mengoptimalkan manfaat hari tua melalui perencanaan bertahap dan berkelanjutan. Dengan komitmen menabung dan berinvestasi secara disiplin, manfaat yang diterima saat pensiun dapat berkembang secara signifikan sesuai dengan skema yang dipilih peserta.

Antusiasme peserta dalam forum tersebut sangat tinggi, terutama terkait pembahasan mengenai peluang memperoleh manfaat THT hingga Rp1 miliar, mekanisme kepesertaan bagi ASN maupun PPPK, serta jaminan perlindungan manfaat bagi keluarga apabila peserta menghadapi risiko sebelum memasuki masa pensiun. Prof. Zudan menilai hal ini menandakan meningkatnya kesadaran ASN terhadap pentingnya pengelolaan keuangan pribadi sebagai bagian dari perencanaan karier dan kehidupan.

"Menjadi ASN bukan hanya tentang mengabdi kepada negara hari ini, tetapi juga memastikan kualitas hidup yang baik di masa depan. Semakin dini perencanaan dilakukan, semakin besar peluang untuk mencapai masa pensiun yang aman, tenang, dan sejahtera," tegasnya.

Melalui program BKN Menyapa BKD, BKN terus memperluas akses informasi yang bermanfaat bagi ASN, termasuk mengenai pengelolaan keuangan dan perencanaan masa pensiun. BKN berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya ASN yang profesional, berkinerja tinggi, dan memiliki kesejahteraan yang berkelanjutan hingga masa pensiun.

Berita Terkait