Berita

Desil 5 Masih Dapat Bansos? Ini Penjelasan Lengkap Kelompok Desil 1 Sampai 10

Diperbarui 0 5 mnt baca 820 kata 3 halaman
Desil 5 Masih Dapat Bansos? Ini Penjelasan Lengkap Kelompok Desil 1 Sampai 10
Desil Bansos – Desil 5 Masih Dapat Bansos? Ini Penjelasan Lengkap Kelompok Desil 1 Sampai 10 — Cara Cek Desil Bansos Secar...

Bantuan sosial (bansos) merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Agar penyaluran bansos tepat sasaran, pemerintah menggunakan sistem desil sebagai indikator utama untuk menentukan siapa yang berhak menerima bantuan.

Saat ini, masyarakat dapat melakukan pengecekan status desil secara mandiri dari rumah hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP.

Berikut panduan lengkapnya.

Apa Itu Desil Bansos?

Desil adalah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 kelompok, mulai dari yang paling miskin hingga yang paling sejahtera.

Sistem ini digunakan pemerintah melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) —yang menggantikan DTKS—sebagai dasar penyaluran berbagai program bantuan sosial.

Penentuan kategori desil tidak hanya melihat besarnya penghasilan keluarga, tetapi juga mempertimbangkan berbagai indikator lain, seperti kondisi rumah, tingkat pendidikan anggota keluarga, jenis pekerjaan, penggunaan listrik, kepemilikan aset, hingga kondisi sosial ekonomi lainnya.

Semakin kecil angka desil, semakin besar peluang seseorang mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

Pembagian Kelompok Desil

Berikut klasifikasi desil yang digunakan pemerintah dalam DTSEN:

Desil Kategori
Desil 1 Kelompok miskin ekstrem atau 10% penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah
Desil 2 Kelompok masyarakat miskin
Desil 3 Kelompok hampir miskin
Desil 4 Kelompok rentan miskin
Desil 5 Kelompok ekonomi menengah ke bawah
Desil 6–10 Kelompok menengah hingga kategori mampu

Secara umum, masyarakat yang berada pada Desil 1 hingga Desil 4 menjadi prioritas utama penerima berbagai program bantuan sosial.

Kelompok Desil 5 masih berpeluang memperoleh bantuan tertentu, terutama yang berkaitan dengan program kesehatan, sedangkan Desil 6 hingga 10 biasanya tidak lagi menjadi prioritas penerima bansos.

Kriteria penerima bansos 2026:

  • PKH (Program Keluarga Harapan): Prioritas untuk Desil 1–4

  • BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai): Prioritas untuk Desil 1–4

  • PBI-JKN (Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan): Umumnya Desil 1–5

Cara Cek Desil Bansos Secara Online

Pengecekan desil dapat dilakukan melalui dua metode: situs web resmi dan aplikasi seluler.


Metode 1: Cek Desil Melalui Situs Resmi Kemensos

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Buka browser di ponsel atau komputer Anda.

  2. Akses laman resmi Kementerian Sosial di:

    ◈AP1◈
  3. Masukkan data wilayah sesuai KTP, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.

  4. Masukkan NIK 16 digit sesuai dengan data pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

  5. Isi kode captcha yang muncul pada layar. Jika kode kurang terbaca, klik ikon penyegar untuk mendapatkan kode baru.

  6. Klik tombol "Cari Data" dan tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.

Hasil pengecekan akan menampilkan informasi berupa nama lengkap, kelompok desil, status penerima bantuan, serta periode penyaluran bansos.


Metode 2: Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos

Selain melalui situs web, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan melalui aplikasi resmi "Cek Bansos" yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial.

Langkah-langkahnya:

  1. Unduh aplikasi "Cek Bansos" melalui Google Play Store (Android) atau App Store (iOS).

  2. Buka aplikasi dan lakukan login menggunakan akun yang sudah terdaftar.

  3. Jika belum memiliki akun, pilih "Buat Akun Baru" dan lengkapi data diri seperti NIK, nomor KK, alamat, email, nomor HP, serta unggah foto KTP dan swafoto untuk verifikasi.

  4. Setelah login, pilih menu "Cek Bansos".

  5. Masukkan NIK sesuai data kependudukan.

  6. Klik tombol "Cari Data" dan tunggu hingga informasi ditampilkan sistem.

Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat melihat status bantuan sosial, data anggota keluarga, hingga posisi desil yang tercatat dalam DTSEN.

Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan

1. Pastikan Data Kependudukan Valid

Sebelum melakukan pengecekan, pastikan NIK Anda telah terdaftar dalam sistem kependudukan nasional agar data dapat terbaca oleh sistem pencarian.

2. Lakukan Pengecekan Secara Berkala

Data kesejahteraan bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala—umumnya setiap tiga bulan.

Pengecekan secara rutin penting dilakukan untuk memastikan data selalu sesuai dengan kondisi terbaru.

3. Jika Data Tidak Ditemukan

Apabila data Anda tidak ditemukan atau tidak sesuai, jangan panik.

Anda dapat:

  • Melaporkan perubahan data kepada ketua RT atau RW setempat

  • Membawa dokumen pendukung seperti Kartu Keluarga dan KTP asli

  • Mengisi formulir perubahan data yang disediakan oleh operator desa

  • Menunggu proses verifikasi dan validasi oleh tim verifikator tingkat kabupaten

  • Memantau hasil pembaruan melalui situs resmi Kemensos secara berkala

4. Jika Desil Tidak Sesuai

Jika Anda merasa data desil tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, dapat mengajukan pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos dengan langkah berikut:

  • Buka aplikasi Cek Bansos

  • Login ke akun Anda

  • Klik menu "Usulkan Pembaruan" atau "Usul-Sanggah"

  • Lengkapi dengan bukti atau dokumen pendukung yang valid

Kesimpulan

Pengecekan desil bansos secara online menggunakan KTP kini semakin mudah dan dapat dilakukan kapan saja dari rumah.

Melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos, masyarakat cukup memasukkan NIK untuk mengetahui posisi desil dan status kelayakan menerima bantuan sosial.

Dengan mengetahui status desil, masyarakat dapat memastikan keakuratan data diri dalam sistem pemerintah dan segera mengajukan perbaikan jika ditemukan ketidaksesuaian.

Pastikan untuk selalu memperbarui data kependudukan dan melakukan pengecekan secara berkala agar tidak kehilangan hak atas bantuan sosial yang seharusnya diterima.

Berita Terkait