Berita

Desil Bansos Bisa Berubah! Ini Cara Cek dan Ajukan Sanggah Data Lewat Smartphone

Diperbarui 0 4 mnt baca 706 kata 3 halaman
Desil Bansos Bisa Berubah! Ini Cara Cek dan Ajukan Sanggah Data Lewat Smartphone
Desil Bansos Bisa Berubah! Ini Cara Cek dan Ajukan Sanggah Data Lewat Smartphone — Dua Metode Cek Desil dan Status Bansos ...

Kementerian Sosial (Kemensos) terus mempermudah akses masyarakat untuk mengetahui status penerimaan bantuan sosial (bansos).

Kini, pengecekan desil kesejahteraan keluarga dan status bansos dapat dilakukan secara mandiri hanya melalui ponsel pintar, tanpa perlu datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial setempat.

Masyarakat cukup menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk melakukan pengecekan.

Pemerintah melalui Kemensos menyediakan dua metode resmi yang dapat diakses kapan saja melalui HP, yaitu melalui situs web resmi dan aplikasi Cek Bansos.

Dua Metode Cek Desil dan Status Bansos Lewat HP

1. Melalui Situs Web Resmi cekbansos.kemensos.go.id

Cara pertama adalah dengan mengakses laman resmi Kemensos melalui browser di ponsel.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Buka browser di HP dan kunjungi https://cekbansos.kemensos.go.id

  2. Masukkan NIK KTP sebanyak 16 digit dengan benar

  3. Ketikkan kode huruf (captcha) yang muncul di layar. Jika kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk mengganti kode

  4. Klik tombol "Cari Data"

Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi lengkap berupa nama penerima, kategori bansos yang diterima (PKH, BPNT, PBI-JK, dan lain-lain), status penerima, serta kategori desil kesejahteraan keluarga yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

2. Melalui Aplikasi Cek Bansos

Cara kedua adalah melalui aplikasi resmi Cek Bansos yang dapat diunduh di Play Store (Android) atau App Store (iOS).

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Unduh aplikasi – Cari "Cek Bansos" di Play Store atau App Store, lalu instal versi terbaru

  2. Registrasi akun – Buka aplikasi dan buat akun baru dengan mengisi data diri seperti NIK, nomor Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, dan alamat domisili

  3. Unggah dokumen – Foto KTP dan foto selfie untuk konfirmasi identitas

  4. Login – Masukkan nama pengguna dan kata sandi yang telah dibuat

  5. Cek data – Buka menu "Cek Bansos" atau "Profil", masukkan NIK sesuai KTP, lalu klik "Cari Data"

Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat melihat berbagai informasi seperti nama penerima, jenis bantuan yang diterima, kategori desil, hingga jadwal pencairan bansos.

Aplikasi juga menyediakan fitur usul dan sanggah bagi warga yang merasa data tidak sesuai dengan kondisi nyata.

Apa Itu Desil Bansos?

Desil adalah metode pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi yang digunakan pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial.

Seluruh keluarga di Indonesia dibagi ke dalam 10 kelompok atau desil, mulai dari kelompok dengan kondisi ekonomi paling rendah hingga kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Setiap desil mewakili 10 persen populasi keluarga di Indonesia, dengan desil 1 merupakan 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah dan desil 10 merupakan 10 persen dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Penentuan desil dilakukan berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi, antara lain:

  • Pendapatan keluarga

  • Kondisi rumah dan fasilitas dasar

  • Kepemilikan aset

  • Tingkat pendidikan

  • Jenis pekerjaan

  • Kapasitas daya listrik

  • Jumlah tanggungan dalam keluarga

Kategori Desil dan Prioritas Penerima Bansos 2026

Berikut pembagian lengkap tingkatan desil berdasarkan tingkat kesejahteraan:

Desil Kategori
Desil 1 Sangat miskin (10 persen terbawah)
Desil 2 Miskin
Desil 3 Hampir miskin
Desil 4 Rentan miskin
Desil 5 Menengah bawah/pas-pasan
Desil 6 Kelas menengah
Desil 7 Menengah atas
Desil 8 Mapan
Desil 9 Kaya
Desil 10 Sangat kaya

Dalam sistem ini, kelompok desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial.

Berikut ketentuan terbaru berdasarkan program bansos tahun 2026:

  • Program Keluarga Harapan (PKH) : desil 1–4

  • Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Sembako : desil 1–4 (sebelumnya hingga desil 5)

  • PBI-JKN (bantuan iuran BPJS Kesehatan) : desil 1–5 atau hasil asesmen

  • ATENSI (rehabilitasi sosial) : desil 1–5 atau berdasarkan asesmen

Perubahan paling signifikan terjadi pada program BPNT yang kini lebih dipersempit hanya sampai desil 4 untuk memperketat sasaran bantuan.

Desil Bersifat Dinamis, Bisa Diperbarui

Perlu diketahui bahwa desil bersifat dinamis.

Jika masyarakat merasa pengelompokan desil tidak mencerminkan kondisi sebenarnya, dapat mengajukan koreksi melalui desa/kelurahan dan dinas sosial setempat, atau langsung melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan menghitung ulang desil secara periodik berdasarkan data terbaru yang masuk.

Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk melakukan pengecekan secara berkala agar mengetahui posisi desil terbaru dan memastikan hak atas bantuan sosial.

Dengan kemudahan akses melalui HP ini, masyarakat kini dapat memantau status penerimaan bansos secara mandiri, cepat, dan akurat tanpa harus repot datang ke kantor pemerintahan.

Berita Terkait