Bungko News – Ketua Umum Aliansi R2 R3 Indonesia (ARRI) Faisol Mahardika mengaku lega karena perjuangan panjang para tenaga honorer kategori R2 dan R3 yang berstatus PPPK Paruh Waktu serta honorer yang terdata dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah sampai di ujung.
Kini, tinggal menunggu keputusan akhir dari pemerintah.
Surat aspirasi Aliansi R2 R3 Indonesia resmi telah sampai ke tangan Presiden Prabowo Subianto.
Surat bernomor 001/ASP-ARRI/VI/2026 tertanggal 20 Juni 2026 itu disampaikan langsung saat Presiden Prabowo mengunjungi Bangkalan, Selasa (23/6/2026).
Apa Itu R2 dan R3?
Perlu diketahui, R2 merupakan kode untuk peserta seleksi PPPK dari jalur honorer kategori dua (K2) atau eks Tenaga Honorer Kategori II (THK-II) yang telah mengikuti seleksi PPPK tahap 1 tetapi tidak mendapatkan formasi.
Sementara R3 adalah peserta seleksi PPPK dari honorer yang terdata dalam pangkalan database BKN tahun 2022 dan juga tidak kebagian formasi.
Enam Poin Surat kepada Presiden
Dalam surat yang telah diterima Presiden Prabowo, Aliansi R2 R3 Indonesia menyampaikan enam poin aspirasi dan harapan besar terkait penyelesaian status honorer R2 dan R3 yang telah mengikuti proses pendataan nasional dan seleksi ASN sesuai kebijakan pemerintah.
Faisol Mahardika menyatakan bahwa sesuai amanat UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, pemerintah berkewajiban melakukan penataan honorer serta memastikan bahwa ASN hanya terdiri dari PNS dan PPPK.