Fase ini ditargetkan menyelesaikan proses pendaftaran data pada akhir Juli 2026.
3. Tinjauan Presiden (6-9 Juli 2026)
Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau langsung pelaksanaan proyek percontohan pada 6-9 Juli 2026.
Lokasi yang tengah dipertimbangkan adalah Surabaya, Banyuwangi, atau Bali.
4. Peluncuran Nasional (Oktober-November 2026)
Peluncuran secara nasional ditargetkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026 di 541 kabupaten/kota seluruh Indonesia.
"Dan nanti pada Oktober-November presiden launching secara nasional 541 kabupaten. Kami harap itu semua sudah bisa, mungkin 80-90 persen sambil jalan sehingga akhir tahun kita semua sudah jadi," ujar Luhut.
Dampak dan Manfaat yang Diharapkan
1. Efisiensi Anggaran Besar-besaran
Penerapan sistem digital terintegrasi diperkirakan dapat menghasilkan efisiensi anggaran dalam jumlah sangat besar.
Luhut memperkirakan potensi penghematan mencapai Rp1.500 triliun hingga Rp2.000 triliun.
Secara lebih spesifik, peningkatan ketepatan sasaran program perlindungan sosial diproyeksikan membuka peluang efisiensi belanja negara sekitar Rp170 triliun hingga Rp260 triliun (setara USD10-15 miliar).
2. Pencegahan Kebocoran Anggaran
Sistem data terintegrasi berbasis AI mampu menekan potensi kebocoran anggaran yang diperkirakan dapat mencapai Rp2.000 triliun dalam berbagai program pemerintah seperti bansos dan makan bergizi gratis.
"Kita sementara membangun ekosistem di mana orang dibuat tidak bisa korupsi, atau sangat kurang untuk korupsi," tegas Luhut.
3. Penguatan UMKM dan Perluasan Basis Pajak
Data terintegrasi tidak hanya bermanfaat untuk bansos.
Pemerintah juga akan memanfaatkannya untuk memperluas jangkauan pembinaan terhadap pelaku UMKM.
Dengan basis data yang lebih lengkap, pemerintah dapat mendorong perluasan basis pajak secara bertahap.
"UMKM yang 64 juta itu kita akan grab supaya mereka itu juga ikut bagian yang 0,5 persen bayar pajak, dan kalau itu terjadi maka tax ratio kita akan naik dari 9 persenan sekarang mungkin ke 12-13 persen over time," jelas Luhut.
4. Akurasi Data dan Kebijakan yang Lebih Baik
Data yang dihasilkan Perlinsos Digital tidak hanya dimanfaatkan untuk penyaluran bantuan sosial, tetapi juga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah.