Proses pencairan bansos tahap 2 untuk periode April–Juni 2026 masih terus bergulir.
Hingga 21 Mei 2026, pencairan bantuan PKH sudah berjalan di semua bank penyalur, yaitu Bank BSI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BRI.
Namun, proses penyaluran masih belum selesai karena data dari Kementerian Sosial terus masuk ke pihak perbankan secara bertahap.
Berikut rincian pencairan per bank penyalur:
-
Bank BSI memulai pencairan BPNT lebih awal, hingga 20 Mei 2026 pencairan didominasi oleh KPM pemegang KKS Bank BNI. BPNT gelombang kedua tahun 2026 untuk alokasi April, Mei, dan Juni resmi dimulai sejak Senin, 18 Mei 2026.
-
Bank Mandiri dan Bank BNI menyusul BSI dengan laporan saldo masuk yang terus bertambah.
-
Bank BRI masih minim laporan dibanding bank penyalur lainnya, diperkirakan masih dalam tahap internal perbankan. Bagi KPM Bank BRI, bersabarlah karena pemerintah dipastikan akan melakukan pencairan secara bertahap.
Selain melalui bank, pencairan juga dilakukan lewat PT Pos Indonesia untuk wilayah tertentu atau penerima yang belum memiliki akses layanan perbankan.
KPM yang mengambil bansos di kantor pos harus membawa dokumen seperti KTP dan KK sesuai jadwal yang ditentukan.
Pada triwulan II 2026 ini, pemerintah juga menetapkan 475.821 keluarga penerima manfaat (KPM) baru.
Mereka masuk dalam daftar penerima PKH dan BPNT setelah melalui proses usulan yang ketat, mulai dari tingkat desa hingga aplikasi Cek Bansos.
Jika Anda termasuk KPM baru yang menerima kartu KKS pada akhir 2025 atau awal 2026, jangan khawatir.
Banyak yang mungkin masih dalam proses verifikasi lapangan, sehingga saldo bantuan akan masuk menyusul.
Kenapa Bantuan Belum Cair? Ini Kemungkinan Statusnya
Bagi KPM yang hingga saat ini bantuannya masih kosong, ada dua kemungkinan penyebab utama.