Memasuki akhir bulan Juni 2026, sejumlah bantuan sosial mulai dicairkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat beberapa jenis bantuan yang disalurkan dengan nominal bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.
Bantuan PIP Cair Rp450.000
Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi salah satu bantuan yang mulai masuk ke rekening penerima pada pekan ini. Nominal yang dicairkan sebesar Rp450.000, khusus untuk jenjang pendidikan SD/MI sederajat.
"Bantuan ini dapat diterima oleh KPM PKH maupun BPNT yang memiliki anak sekolah dan termasuk dalam kategori desil 1 sampai 4," demikian penjelasan dalam informasi yang disampaikan.
Pencairan PIP dilakukan melalui bank penyalur yang berbeda sesuai jenjang pendidikan, yakni Bank BRI untuk jenjang SD dan SMP, serta Bank BNI untuk jenjang SMA/SMK sederajat.
Bantuan Korban Bencana Capai Rp14 Juta per KK
Bantuan dengan nominal terbesar yang saat ini disalurkan ditujukan bagi warga terdampak bencana, khususnya di wilayah Aceh dan Sumatera. Kementerian Sosial menggelontorkan anggaran hampir 1 triliun rupiah untuk bantuan ini.
Rincian bantuan yang diberikan meliputi:
-
Bantuan isi hunian: Rp3 juta
-
Stimulan ekonomi: Rp5 juta
-
Jaminan hidup: bervariasi tergantung jumlah anggota keluarga
"Ada keluarga penerima yang mendapatkan total Rp14,4 juta, ada pula yang menerima Rp10,7 juta. Ini tergantung dari jumlah orang dalam satu KK," jelas sumber.
Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui Kantor Pos, berbeda dengan PIP yang disalurkan melalui perbankan.
Sensus Ekonomi Bisa Pengaruhi Desil Bansos
Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini tengah melaksanakan Sensus Ekonomi yang berlangsung selama 2,5 bulan. Petugas berseragam rompi akan mendatangi rumah-rumah warga untuk pendataan.
Data yang dikumpulkan BPS melalui sensus ini akan mempengaruhi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi acuan penyaluran berbagai bantuan sosial dan subsidi.
"Setelah sensus ekonomi, desil penerima manfaat bisa berubah. Bisa turun, naik, atau tetap. Jika desil naik ke angka 5 ke atas, maka penerima PKH dan BPNT tidak akan bisa mendapatkan bantuan lagi," papar narasumber.
Masyarakat diimbau untuk menyambut petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi sesuai dengan kondisi sebenarnya, mengingat data tersebut akan mempengaruhi status penerima bantuan ke depan.
Pemerintah juga melanjutkan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari-Maret, dengan rencana penyaluran berikutnya untuk alokasi Juli yang masih menunggu informasi resmi lebih lanjut. ***