Berita

Link Cek Bansos Kemensos Juni 2026: Begini Cara Cek Penerima PKH dan BPNT Cukup dengan NIK KTP

Diperbarui 0 7 mnt baca 1,234 kata 4 halaman
Link Cek Bansos Kemensos Juni 2026: Begini Cara Cek Penerima PKH dan BPNT Cukup dengan NIK KTP
Link Cek Bansos Kemensos Juni 2026: Begini Cara Cek Penerima PKH dan BPNT Cukup dengan NIK KTP β€” πŸ”— Link Resmi Cek Bansos ...

Memasuki akhir bulan Juni 2026, penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap kedua untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini telah memasuki fase akhir.

Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan, pemerintah mengimbau untuk segera melakukan pengecekan status secara mandiri karena data penerima dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kabar baiknya, seluruh proses pengecekan kini dapat dilakukan secara online hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP, tanpa perlu repot datang ke kantor desa atau kelurahan. Pemerintah menyediakan dua kanal resmi yang dapat diakses kapan saja melalui ponsel pintar Anda.

Lantas, bagaimana cara cek status PKH dan BPNT Juni 2026 secara online? Artikel ini telah merangkum panduan lengkap mulai dari link resmi, dua metode pengecekan, jadwal pencairan, besaran dana, hingga syarat penerima bagi Anda.


πŸ”— Link Resmi Cek Bansos Kemensos Juni 2026

Masyarakat dapat mengakses layanan pengecekan status bansos secara gratis melalui dua kanal berikut:

  1. Situs Web Resmi Kemensoshttps://cekbansos.kemensos.go.id 

  2. Aplikasi Resmi "Cek Bansos" : Tersedia untuk diunduh di Play Store (Android) dan App Store (iOS).

Pastikan Anda hanya mengakses kedua kanal resmi ini untuk menghindari potensi penipuan yang mengatasnamakan Kemensos.


πŸ“± Dua Cara Cek Status PKH dan BPNT Secara Online

Kementerian Sosial menyediakan dua metode pengecekan yang sama-sama mudah dan cepat.

Berikut panduan lengkapnya:

Metode 1: Cek Status via Situs Web cekbansos.kemensos.go.id

Cara ini cocok bagi Anda yang tidak ingin mengunduh aplikasi tambahan.

Ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Browser: Gunakan ponsel Anda untuk membuka aplikasi browser seperti Google Chrome atau Safari.

  2. Akses Situs Resmi: Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id 

  3. Masukkan NIK: Ketikkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Anda sesuai dengan yang tertera di KTP.

  4. Isi Kode Verifikasi: Masukkan kode huruf captcha yang tampil di layar dengan benar. Jika kode kurang jelas, klik ikon untuk mendapatkan kode baru.

  5. Cari Data: Klik tombol "Cari Data".

  6. Lihat Hasil: Sistem akan mencari data penerima manfaat sesuai wilayah Anda. Jika nama terdaftar, akan muncul informasi lengkap mengenai jenis bansos yang diterima, kategori desil, serta periode penyalurannya.

Metode 2: Cek Status via Aplikasi "Cek Bansos"

Metode ini lebih praktis dan menawarkan fitur tambahan untuk pengajuan data baru atau sanggahan.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Unduh Aplikasi: Buka Play Store (Android) atau App Store (iOS), cari dan unduh aplikasi "Cek Bansos". Pastikan pengembangnya adalah Kementerian Sosial Republik Indonesia.

  2. Buat Akun (bagi pengguna baru): Pilih "Buat Akun Baru", lalu isi data diri yang dibutuhkan (NIK, KK, nama lengkap, alamat, email aktif). Lakukan verifikasi dengan mengunggah foto KTP dan swafoto memegang KTP. Buat username dan password yang mudah diingat.

  3. Login: Masuk kembali menggunakan username dan password yang telah dibuat.

  4. Pilih Menu: Pada halaman utama, pilih menu "Cek Bansos" .

  5. Masukkan NIK: Ketikkan NIK KTP Anda pada kolom yang tersedia.

  6. Klik Cari Data: Klik tombol "Cari Data" untuk memulai proses pengecekan.

  7. Lihat Informasi: Sistem akan menampilkan informasi lengkap Anda, mulai dari kelompok desil, status penerima, jenis bantuan, hingga jadwal penyaluran.


πŸ“… Jadwal Pencairan PKH dan BPNT 2026: Tahap 2 Berlangsung hingga Juni

Pemerintah menyalurkan bansos PKH dan BPNT dengan skema triwulan atau setiap tiga bulan sekali.

Penyaluran dibagi menjadi empat tahap sepanjang tahun 2026.

Bulan Juni merupakan bulan terakhir dari pencairan Tahap 2.

Berikut adalah jadwal lengkap pencairan bansos PKH dan BPNT tahun 2026:

  • Tahap 1: Januari – Maret

  • Tahap 2: April – Juni (Periode saat ini)

  • Tahap 3: Juli – September

  • Tahap 4: Oktober – Desember

Perlu diketahui bahwa pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti pencairan secara serentak di seluruh Indonesia.

Proses pencairan dapat terjadi kapan saja mulai dari pekan pertama hingga pekan keempat setiap bulannya. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi penerima untuk melakukan pengecekan status secara berkala melalui situs atau aplikasi resmi Kemensos.


πŸ’° Besaran Dana Bansos PKH dan BPNT 2026

Jika Anda terkonfirmasi sebagai penerima, berikut adalah rincian besaran dana bansos yang akan Anda terima per tahap (triwulan):

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.

Karena dicairkan per triwulan (tiga bulan sekali), total dana yang diterima dalam satu kali pencairan adalah Rp600.000 per KPM.

Penyaluran BPNT dilakukan melalui bank Himbara (BSI, BRI, BNI, Mandiri) dengan mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-Warong KUBE PKH atau pedagang bahan pangan yang bekerjasama dengan bank.

Program Keluarga Harapan (PKH)

Nominal bantuan PKH bervariasi tergantung pada komponen yang ada dalam keluarga.

Berikut rincian besaran dana per tahap (triwulan) untuk tahun 2026:

  • Ibu Hamil & Anak Usia Dini (Balita): Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000/tahun)

  • Pelajar SD sederajat: Rp225.000 per tahap (Rp900.000/tahun)

  • Pelajar SMP sederajat: Rp375.000 per tahap (Rp1.500.000/tahun)

  • Pelajar SMA sederajat: Rp500.000 per tahap (Rp2.000.000/tahun)

  • Lanjut Usia (Lansia 60 tahun ke atas): Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000/tahun)

  • Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000/tahun)

  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap (Rp10.800.000/tahun)


βœ… Syarat dan Kriteria Penerima Bansos 2026: Fokus pada Desil 1-4

Pemerintah telah menetapkan perubahan signifikan pada kriteria penerima bansos di tahun 2026.

Kini, penerima PKH dan BPNT diprioritaskan hanya bagi keluarga yang masuk dalam kelompok Desil 1 hingga 4 (40 persen penduduk dengan kesejahteraan terendah) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Apa itu Desil? Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat ke dalam 10 kategori berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi (Desil 1 adalah kelompok termiskin, Desil 10 adalah kelompok paling sejahtera).

Adapun syarat menjadi penerima bansos:

  1. Terdaftar dalam DTSEN: Data keluarga harus tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

  2. Desil Kesejahteraan 1-4: Hanya masyarakat dengan peringkat desil 1 hingga 4 yang akan menerima bantuan PKH dan BPNT.

  3. Memiliki Komponen PKH (khusus PKH): PKH merupakan bantuan bersyarat. Keluarga harus memiliki komponen yang diakui seperti ibu hamil, anak balita, anak usia sekolah (SD, SMP, SMA), lansia (60+), atau penyandang disabilitas berat.

Pastikan data kependudukan Anda (NIK, KK, alamat) sudah valid dan sesuai dengan data di DTSEN agar tidak terjadi kendala saat proses penyaluran bantuan.


ℹ️ Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

  1. Lakukan Pengecekan Berkala: Jadwal pencairan tidak serentak, sehingga Anda perlu rutin mengecek status bansos, terutama saat mendekati akhir bulan Juni yang merupakan akhir periode Tahap 2.

  2. Waspada Penipuan: Pastikan Anda hanya mengakses situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi resmi "Cek Bansos". Jangan percaya pada calo atau oknum yang menjanjikan kelulusan atau percepatan pencairan dengan imbalan biaya tertentu.

  3. Segera Cairkan Dana: Setelah status pencairan muncul, segera ambil dana bantuan di Bank Himbara atau kantor pos terdekat dengan membawa KTP atau KK.

  4. Ajukan Usulan Jika Belum Terdaftar: Jika Anda merasa layak namun belum terdaftar, gunakan fitur "Usul" atau "Sanggah" yang tersedia di aplikasi "Cek Bansos" atau datang langsung ke kantor desa/kelurahan setempat untuk melakukan pendataan ulang.


πŸ”š Penutup

Dengan panduan di atas, diharapkan Anda dapat dengan mudah memantau status bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode Juni 2026.

Pemerintah terus berkomitmen untuk menyalurkan bansos tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kelompok desil 1 hingga 4.

Lakukan pengecekan secara rutin, waspadai modus penipuan, dan pastikan data kependudukan Anda selalu mutakhir.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dan keluarga.

Salam sejahtera!

Berita Terkait