Keduanya dapat diakses menggunakan ponsel.
1. Melalui Situs Resmi cekbansos.kemensos.go.id
Cara ini adalah yang paling praktis karena tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan.
Cukup gunakan peramban (browser) di ponsel. Berikut langkah-langkahnya:
-
Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban di ponsel.
-
Pilih data wilayah tempat tinggal sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan.
-
Masukkan nama lengkap sesuai dengan data pada Kartu Tanda Penduduk (KTP), tanpa gelar atau tambahan kata.
-
Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
-
Ketik kode captcha yang muncul di layar.
-
Klik tombol cari data untuk melihat hasil pencarian.
Hasil pencarian akan menampilkan informasi apakah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, kategori desil, serta jenis bantuan yang diterima.
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Selain melalui website, masyarakat juga bisa mengecek status bansos melalui aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos yang dapat diunduh di Play Store (Android) atau App Store (iOS). Langkah-langkahnya:
-
Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari Play Store atau App Store.
-
Daftar akun menggunakan NIK dan KK.
-
Unggah foto KTP serta swafoto.
-
Login ke aplikasi menggunakan username dan password.
-
Buka menu profil atau cek bansos untuk melihat status DTKS/DTSEN, kategori desil, dan status bantuan sosial keluarga.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Data Tidak Sesuai?
Status desil bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi ekonomi masyarakat. Jika data yang ditampilkan dianggap tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat melakukan perbaikan data melalui beberapa cara:
-
Melalui aplikasi Cek Bansos — manfaatkan fitur usul dan sanggah yang tersedia.