Bantuan sosial (bansos) merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Agar penyalurannya tepat sasaran, pemerintah menggunakan data kesejahteraan sosial yang tercatat secara resmi sebagai acuan utama. Kini, masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor dinas sosial untuk mengetahui status kelayakan mereka.
Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyediakan layanan pengecekan status desil dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara online yang dapat diakses langsung melalui ponsel.
Apa Itu Desil dan DTKS?
Desil adalah kategori tingkat kesejahteraan keluarga yang digunakan pemerintah sebagai dasar untuk menentukan siapa yang berhak menerima bansos. Penilaian desil didasarkan pada berbagai variabel sosial ekonomi, meliputi status ekonomi, kondisi rumah, pekerjaan, pengeluaran, dan kepemilikan aset.
Terdapat 10 tingkat desil (1–10) yang masing-masing mewakili 10% tingkat kesejahteraan keluarga di Indonesia:
-
Desil 1–4: Keluarga sangat miskin hingga miskin — berpeluang besar menerima bansos seperti PKH, BPNT, dan BLT.
-
Desil 5–7: Keluarga rentan miskin — kemungkinan menerima bantuan tertentu.
-
Desil 8–10: Keluarga mampu — biasanya tidak menerima bansos.
DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sebelumnya menjadi basis utama data penerima bantuan sosial di Indonesia. Namun sejak tahun 2026, pemerintah mulai menggunakan DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) sebagai acuan utama penerima bansos, berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. DTSEN merupakan database terpadu hasil integrasi DTKS, Regsosek, dan P3KE yang dipadankan dengan data kependudukan. Meski demikian, istilah DTKS masih banyak digunakan masyarakat dalam pencarian informasi bansos.
Cara Cek Desil dan DTKS Online Lewat HP
Pengecekan status desil dan DTKS dapat dilakukan dengan dua cara: melalui situs resmi maupun aplikasi resmi Kemensos.
Keduanya dapat diakses menggunakan ponsel.
1. Melalui Situs Resmi cekbansos.kemensos.go.id
Cara ini adalah yang paling praktis karena tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan.
Cukup gunakan peramban (browser) di ponsel. Berikut langkah-langkahnya:
-
Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban di ponsel.
-
Pilih data wilayah tempat tinggal sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan.
-
Masukkan nama lengkap sesuai dengan data pada Kartu Tanda Penduduk (KTP), tanpa gelar atau tambahan kata.
-
Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
-
Ketik kode captcha yang muncul di layar.
-
Klik tombol cari data untuk melihat hasil pencarian.
Hasil pencarian akan menampilkan informasi apakah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, kategori desil, serta jenis bantuan yang diterima.
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Selain melalui website, masyarakat juga bisa mengecek status bansos melalui aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos yang dapat diunduh di Play Store (Android) atau App Store (iOS). Langkah-langkahnya:
-
Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari Play Store atau App Store.
-
Daftar akun menggunakan NIK dan KK.
-
Unggah foto KTP serta swafoto.
-
Login ke aplikasi menggunakan username dan password.
-
Buka menu profil atau cek bansos untuk melihat status DTKS/DTSEN, kategori desil, dan status bantuan sosial keluarga.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Data Tidak Sesuai?
Status desil bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi ekonomi masyarakat. Jika data yang ditampilkan dianggap tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat melakukan perbaikan data melalui beberapa cara:
-
Melalui aplikasi Cek Bansos — manfaatkan fitur usul dan sanggah yang tersedia.
-
Melalui pemerintah desa/kelurahan — laporkan perubahan data kepada ketua RT/RW setempat atau operator desa.
-
Mendatangi Dinas Sosial setempat — ajukan perbaikan data DTKS dengan membawa dokumen pendukung.
Dokumen yang perlu disiapkan untuk perbaikan data antara lain KTP asli, Kartu Keluarga (KK), dan bukti pendukung seperti foto rumah atau slip gaji. Setelah pengajuan, proses verifikasi dan validasi akan dilakukan oleh tim verifikator tingkat kabupaten. Masyarakat dapat memantau hasil pembaruan melalui situs resmi Kemensos secara berkala.
Pentingnya Pengecekan Rutin
Pemerintah terus melakukan pemutakhiran data kesejahteraan sosial secara periodik melalui pemutakhiran daerah, verifikasi lapangan, hingga laporan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk mengecek status secara berkala guna memastikan data selalu sesuai dengan kondisi terbaru.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Gunakan link resmi Kemensos (cekbansos.kemensos.go.id), hindari situs palsu.
-
Jangan membagikan foto KTP/KK kepada pihak yang tidak resmi.
-
Jika merasa salah desil, segera ajukan perbaikan data.
-
Pastikan data kependudukan selalu diperbarui agar tidak bermasalah saat verifikasi bansos.
Kesimpulan
Kemensos telah mempermudah akses masyarakat untuk mengetahui status kesejahteraan mereka melalui layanan cek desil dan DTKS online yang dapat diakses via HP.
Melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos, masyarakat dapat memantau secara mandiri apakah data keluarganya tercatat dalam basis data sosial pemerintah dan berpeluang menerima bantuan sosial. Dengan data yang akurat dan selalu diperbarui, penyaluran bantuan sosial diharapkan semakin tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.