Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan beberapa jalur resmi untuk mengecek status penerima dan pencairan bansos secara mandiri:
Melalui Situs Web:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai e-KTP.
- Isi kode captcha yang tersedia.
- Klik "Cari Data".
Sistem akan menampilkan status penerima bantuan, jenis bansos (PKH dan/atau BPNT), hingga kelompok desil kesejahteraan keluarga.
Melalui Aplikasi:
- Pengecekan juga dapat dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial yang dapat diunduh melalui Play Store.
Melalui Mobile Banking:
- KPM yang memiliki akses mobile banking dari bank masing-masing (BRImo, Livin' by Mandiri, BNI Mobile Banking, BSI Mobile) dapat mengecek saldo secara rutin dari rumah, sehingga tidak perlu bolak-balik ke ATM.
Bansos PKH disalurkan per tiga bulan (triwulan) dengan besaran bervariasi menurut kategori penerima berikut:
- Ibu hamil atau nifas: Rp750.000 per tahap.
- Anak usia 0-6 tahun (balita): Rp750.000 per tahap.
- Anak SD sederajat: Rp225.000 per tahap.
- Anak SMP sederajat: Rp375.000 per tahap.
- Anak SMA sederajat: Rp500.000 per tahap.
- Lansia: Rp600.000 per tahap.
Sementara untuk BPNT (Program Sembako), nilai bantuan yang diterima KPM adalah Rp200.000 per bulan dalam bentuk saldo elektronik untuk kebutuhan pangan.
Diakumulasikan untuk tiga bulan (April-Juni), penerima manfaat akan menerima total Rp600.000.
Informasi penting untuk KPM:
- Jangan tinggalkan sisa saldo besar di rekening KKS karena dapat ditarik kembali ke kas negara.
KPM yang sudah menerima saldo diimbau untuk segera melakukan penarikan hingga 100 persen, meskipun nominalnya hanya Rp50.000 atau Rp100.000.
- Desil dapat berubah.
Dalam sistem DTSEN, penerima bansos dibagi berdasarkan kelompok desil kesejahteraan.
Penentuan desil tidak hanya dihitung dari penghasilan, tetapi juga kondisi rumah, pekerjaan, pendidikan, daya listrik, hingga kepemilikan aset.
Desil bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi terbaru di lapangan.
Jika data dianggap tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui desa, kelurahan, Dinas Sosial, atau aplikasi Cek Bansos.
- Ada 475.821 KPM baru untuk triwulan II 2026.
Dalam pembaruan data terbaru, sebanyak 475.821 keluarga penerima manfaat ditetapkan sebagai penerima bansos baru untuk PKH dan BPNT triwulan II 2026.
- BLT Kesra belum ada kepastian.
Pemerintah hingga kini belum memutuskan apakah program BLT Kesra sebesar Rp900 ribu akan kembali dilanjutkan pada 2026.
Masyarakat diimbau untuk tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.
Imbauan untuk KPM:
- Rutin mengecek saldo KKS secara berkala melalui mobile banking atau aplikasi Cek Bansos.
- Bertanya kepada pendamping PKH setempat untuk informasi terkini.
- Tidak mudah percaya dengan unggahan struk palsu di media sosial.
- Tidak perlu bolak-balik ke ATM sebelum ada konfirmasi saldo masuk.
Pemerintah sendiri terus menyalurkan bantuan sosial secara bertahap guna memastikan ketepatan sasaran dan kelancaran distribusi kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.