Berita

Bansos Tambahan Penebalan Sembako Rp400 Ribu Beralih dari Pos, Sejumlah Penerima Gagal Pengecekan Rekening—Ini Penyebabnya!

Diperbarui 0 3 mnt baca 432 kata 3 halaman
Bansos Tambahan Penebalan Sembako Rp400 Ribu Beralih dari Pos, Sejumlah Penerima Gagal Pengecekan Rekening—Ini Penyebabnya!
- Tidak terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). - Berada pada desil kesejahteraan tinggi (desil 8–10), sehingga dianggap tidak lagi termasuk kategori miskin atau rentan. - Tidak tercatat sebagai penerima BPNT atau bansos reguler sebelumnya. - Kondisi ekonomi keluarga sudah dinilai mampu.

Pengalihan penyaluran dari PT Pos ke Himbara sendiri diungkapkan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), sebagai langkah untuk efisiensi dan penghematan anggaran.

“Yang lewat PT Pos itu ada anggarannya, ada biayanya.

Sementara yang lewat Himbara tidak memerlukan biaya lagi,” ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com (2/7/2025).

Namun, ia juga mengakui bahwa proses transisi ini membutuhkan waktu, terutama karena pembukaan rekening baru bagi lebih dari 3 juta KPM.

Selama masa transisi, KPM yang selama ini menerima bansos via Pos mungkin mengalami keterlambatan pencairan, bahkan kegagalan verifikasi jika datanya tidak sesuai dengan kriteria baru.

“Saya mohon maaf jika ada keterlambatan untuk yang tadinya terima di Pos, sekarang dialihkan ke bank,” imbuh Gus Ipul.

Berita Terkait