3. Modernisasi dan Penguatan Sistem: Jadwal baru memberikan waktu yang lebih leluasa bagi Taspen untuk menyesuaikan teknis pencairan dan memperkuat sistem distribusi serta otentikasi data.
Dua Kebijakan Teknis Wajib: Kantor Pos dan Autentikasi Biometrik
Selain perubahan tanggal, terdapat dua kebijakan teknis yang wajib diperhatikan oleh seluruh penerima pensiun mulai tahun 2025:1. Pengalihan Pencairan untuk Bank Tertentu ke Kantor Pos
Mulai pertengahan tahun 2025, sebagian pensiunan yang sebelumnya menerima dana melalui mitra bayar tertentu (seperti Bank BTPN dan Bank Woori Saudara/BWS) akan dialihkan penyalurannya melalui Kantor Pos Indonesia.- Tujuan: Pengalihan ini bertujuan meningkatkan keamanan dan akurasi data.
Pencairan melalui Kantor Pos memungkinkan verifikasi identitas langsung, yang efektif mencegah risiko pensiunan fiktif atau penyelewengan dana.
- Implikasi: Sekitar puluhan ribu pensiunan terdampak oleh kebijakan ini.
Taspen menjamin nominal gaji tidak akan berkurang dan proses pengalihan dilakukan secara otomatis.
Bagi pensiunan yang keberatan, opsi membuka rekening di bank mitra Taspen lain tetap tersedia.
2. Kewajiban Otentikasi Data Berkala melalui Aplikasi Digital
Dalam rangka meminimalkan risiko penyelewengan dan memastikan dana diterima oleh penerima yang sah, Taspen memperketat aturan validasi data atau otentikasi.- Mekanisme Baru: Autentikasi kini wajib dilakukan secara berkala dan sangat dianjurkan melalui aplikasi resmi seperti Andal by Taspen.
Prosesnya melibatkan verifikasi biometrik melalui swafoto (selfie) untuk memastikan penerima masih hidup dan data rekening aktif.