Pegawai Non ASN Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Bagi pegawai non ASN di instansi pemerintah dan perguruan tinggi, besaran gaji ke-13 diatur berdasarkan jenjang pendidikan serta lama masa kerja:
-
Lulusan SD, SMP, atau sederajat: Menerima mulai dari Rp4.285.200 untuk masa kerja hingga 10 tahun, Rp4.639.300 untuk masa kerja 10 tahun, hingga Rp5.052.600 untuk masa kerja di atas 20 tahun.
-
Lulusan SMA atau D1 (Diploma I): Menerima mulai dari Rp4.907.700 untuk masa kerja hingga 10 tahun, Rp5.347.400 untuk masa kerja 10 tahun, hingga Rp5.861.500 untuk masa kerja di atas 20 tahun.
-
Lulusan D2 (Diploma II) atau D3 (Diploma III): Menerima mulai dari Rp5.413.400 untuk masa kerja hingga 10 tahun, Rp5.982.500 untuk masa kerja 10 tahun, hingga Rp6.597.200 untuk masa kerja di atas 20 tahun.
-
Lulusan D4 (Diploma IV) atau S1 (Strata 1): Menerima mulai dari Rp6.520.300 untuk masa kerja hingga 10 tahun, Rp7.076.300 untuk masa kerja 10 tahun, hingga Rp7.844.500 untuk masa kerja di atas 20 tahun.
-
Lulusan S2 (Strata 2) atau S3 (Strata 3): Menerima mulai dari Rp7.739.500 untuk masa kerja hingga 10 tahun, Rp8.385.300 untuk masa kerja 10 tahun, hingga Rp9.046.400 untuk masa kerja di atas 20 tahun.
Perkiraan Gaji Ke-13 untuk Golongan I hingga IV
Selain jabatan dan eselon, besaran gaji ke-13 juga dipengaruhi oleh golongan kepangkatan masing-masing ASN.
Berikut perkiraan rentang nominal berdasarkan golongan:
-
Golongan I: Menerima sekitar Rp1,7 juta hingga Rp3 juta.
-
Golongan II: Menerima sekitar Rp2,1 juta hingga Rp3,8 juta.
-
Golongan III: Menerima sekitar Rp2,6 juta hingga Rp4,5 juta.
-
Golongan IV: Menerima sekitar Rp2,8 juta hingga lebih dari Rp6,3 juta.