Berita

Kabar Gembira! PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Dicairkan Juni 2026, Cek Jadwal dan Nominalnya di Sini

Diperbarui 0 7 mnt baca 1,290 kata 4 halaman
Kabar Gembira! PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Dicairkan Juni 2026, Cek Jadwal dan Nominalnya di Sini
Kabar Gembira! PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Dicairkan Juni 2026, Cek Jadwal dan Nominalnya di Sini — Kabar gembira datang ba...

Kabar gembira datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial Lantas, bagaimana jadwal lengkap, besaran, hingga cara cek penerima bansos Juni 2026 Kabar gembira datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial

Kabar gembira datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial.

Memasuki awal Juni 2026, penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 untuk periode April–Juni 2026 mulai disalurkan secara bertahap ke sejumlah rekening penerima di berbagai daerah.

Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan percepatan penyaluran bansos triwulan II 2026 berlangsung tepat waktu dengan basis data penerima yang lebih mutakhir. Lantas, bagaimana jadwal lengkap, besaran, hingga cara cek penerima bansos Juni 2026? Simak ulasannya berikut ini.

Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026

Kemensos tidak menetapkan tanggal pasti sebagai jadwal pencairan bansos PKH maupun BPNT.

Aturan penyalurannya hanya menyebutkan bahwa bantuan disalurkan tiga bulan sekali dalam satu kali distribusi.

PKH 2026 disalurkan dalam empat tahap sepanjang tahun:

  • Tahap 1: Januari – Maret 2026

  • Tahap 2: April – Juni 2026 (sedang berlangsung)

  • Tahap 3: Juli – September 2026

  • Tahap 4: Oktober – Desember 2026

Saat ini pencairan memasuki Tahap 2 periode April–Juni 2026 yang dilakukan secara bertahap. Pencairan BPNT tahap 2 untuk periode yang sama juga dijadwalkan berlangsung pada April hingga Juni 2026.

Percepatan Penyaluran Berkat Pembaruan Data

Kemensos sebelumnya telah mempercepat penerimaan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi dasar penyaluran bansos.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan data DTSEN yang sebelumnya diterima Kemensos setiap tanggal 20 kini dimajukan menjadi tanggal 10 setiap triwulan.

"Biasanya data itu kita terima pada tanggal 20 di setiap triwulan. Tapi alhamdulillah ini kita majukan untuk kita terima tanggal 10. Jadi setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya," kata Gus Ipul dalam siaran pers Kemensos, Rabu, 1 April 2026 silam.

Status Terkini: PKH dan BPNT Sudah Mulai Cair

Berdasarkan laporan yang terhimpun, pencairan bansos tahap 2 sudah mulai berjalan sejak awal Juni 2026:

  • BPNT lebih dulu cair pada pagi hari 1 Juni 2026

  • PKH menyusul cair di sore hingga malam harinya, berlangsung melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI dan terus berlanjut hingga dini hari tanggal 2 Juni 2026

  • Beberapa daerah seperti Kabupaten Sragen (Jawa Tengah)Bandung (Jawa Barat)Jakarta Utara, dan Kabupaten Kediri (Jawa Timur) telah melaporkan penerimaan bantuan

Penyaluran bansos dilakukan melalui rekening KKS yang terhubung dengan bank-bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN), serta melalui PT Pos Indonesia bagi penerima yang belum memiliki rekening perbankan.

Besaran Bantuan PKH dan BPNT Juni 2026

Besaran BPNT

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos sembako yang disalurkan kali ini merupakan bantuan sosial tahap 2 tahun 2026 untuk periode April, Mei, dan Juni.

Karena dicairkan sekaligus untuk tiga bulan, penerima berhak memperoleh bantuan senilai Rp600.000

Besaran PKH

Berbeda dengan BPNT yang nominalnya seragam, nominal PKH yang diterima penerima manfaat bervariasi tergantung komponen yang dimiliki:

Komponen Penerima Besaran per Tahap
Anak balita & anak SD (2 komponen) Rp975.000
Anak SD (2 komponen) Rp450.000 (Rp225.000/anak)
Anak SD (1 komponen) Rp225.000 - Rp250.000
Ibu hamil & anak usia dini Rp750.000 per tahap
PKH validasi hingga Rp1.500.000

Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Ilustrasi: Penerima yang memiliki dua komponen anak balita berpotensi menerima bantuan PKH sebesar Rp1,5 juta dalam satu tahap pencairan. Jika ditambah BPNT sebesar Rp600.000, maka total bantuan yang diterima bisa mencapai Rp2,1 juta.

Perubahan Besar: 475.821 Penerima Baru, Penerima Lama Terancam Gugur

Pencairan bansos kali ini dilakukan bersamaan dengan pembaruan data penerima bantuan sosial oleh pemerintah.

Sebanyak 475.821 KPM baru ditetapkan sebagai penerima bansos pada triwulan II 2026.

Penambahan penerima tersebut merupakan hasil proses usulan dan verifikasi berjenjang yang melibatkan pemerintah desa, kelurahan, dinas sosial daerah, hingga laporan masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos.

Sebaliknya, proses evaluasi berkala ini juga secara otomatis mendepak para penerima manfaat lama apabila ditemukan indikasi berikut:

  1. Kondisi ekonomi yang bersangkutan dinilai sudah membaik atau mandiri.

  2. Penerima manfaat dilaporkan telah meninggal dunia.

  3. Terdata secara sah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, Polri, atau anggota legislatif.

  4. Data kependudukan sudah tidak sesuai lagi dengan hasil verifikasi faktual terbaru di lapangan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa perubahan jumlah penerima merupakan hal yang normal karena kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terus mengalami perubahan.

"Pada triwulan kedua 2026 terdapat sekitar 470.000 keluarga penerima manfaat baru yang mulai memperoleh bansos," ujarnya.

Peringatan: Masyarakat sangat disarankan untuk rutin mengecek status kelayakan karena data penerima bansos bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti evaluasi bulanan pemerintah.

Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Juni 2026

Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui dua cara resmi berikut.

1. Cek via Situs Resmi cekbansos.kemensos.go.id

  • Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban

  • Masukkan NIK KTP

  • Masukkan kode captcha yang muncul

  • Klik tombol "Cari Data"

2. Cek via Aplikasi Cek Bansos di HP

  • Unduh aplikasi "Cek Bansos Kemensos" melalui Play Store (Android) atau App Store (iOS)

  • Buka aplikasi dan pilih menu "Cek Bansos"

  • Masukkan NIK KTP

  • Klik "Cari Data"

Bagi pengguna baru: Pilih "Buat Akun" terlebih dahulu, lengkapi data diri (nama lengkap, NIK, alamat, email, password), unggah swafoto dan foto KTP, lalu klik "Buat Akun Baru".

Sistem akan menampilkan informasi penerima bantuan, mulai dari nama penerima, kelompok desil, jenis bantuan yang diterima, status pencairan, hingga periode penyaluran.

Tanda Bantuan Sudah Cair

Penerima dapat mengetahui status pencairan bantuan melalui situs maupun aplikasi resmi Kemensos.

Salah satu indikator bantuan sudah dicairkan adalah munculnya status "YA" pada hasil pengecekan bansos, serta keterangan bantuan sedang ditransfer. Selain itu, penerima juga dapat mengecek saldo rekening KKS secara berkala.

Bantuan Lain yang Juga Cair Juni 2026

Selain PKH dan BPNT, beberapa bantuan lain juga dijadwalkan mengalir ke masyarakat pada Juni 2026:

  • Program Indonesia Pintar (PIP) – untuk bantuan pendidikan jenjang SD hingga SMA

  • Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN)

  • Bansos pangan beras 10 kg – masih berlanjut bagi KPM tertentu

  • BLT Dana Desa – di beberapa wilayah

Informasi Penting Lainnya

Aplikasi Cek Bansos Kini Dilengkapi Fitur Lengkap

Aplikasi Cek Bansos saat ini telah dilengkapi berbagai fitur yang memudahkan masyarakat.

Melalui aplikasi tersebut, penerima dapat melihat jenis bantuan yang diterima, nominal bantuan yang akan disalurkan, mengajukan usulan penerima barumenyampaikan sanggahan, hingga melakukan permohonan pembaruan data sosial ekonomi.

Kuota Bansos Terbatas, Tidak Semua Desil 1-4 Menjadi Penerima

Meskipun banyak bantuan yang mulai cair, masih terdapat KPM yang belum menerima bantuan karena kuota yang terbatas.

Pemerintah memastikan penyaluran dilakukan berdasarkan hasil pemutakhiran DTSEN yang melibatkan kolaborasi lintas sektor.

Tips untuk KPM

  1. Rutin cek saldo rekening KKS secara berkala

  2. Manfaatkan aplikasi Cek Bansos untuk memantau status bantuan

  3. Pastikan data kependudukan Anda valid dan sesuai dengan DTSEN

  4. Segera laporkan jika ada perubahan status ekonomi atau data diri ke perangkat desa setempat

  5. Waspada terhadap penipuan mengatasnamakan Kemensos atau bank penyalur

Kesimpulan

Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 2 tahun 2026 untuk periode April–Juni 2026 telah dimulai secara bertahap sejak awal Juni 2026.

Dengan adanya percepatan pembaruan data DTSEN dari tanggal 20 menjadi tanggal 10 setiap triwulan, Kemensos optimistis proses penyaluran bansos dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.

KPM diimbau untuk rutin mengecek status penerimaan melalui aplikasi atau situs resmi Kemensos, serta memastikan data kependudukan tetap valid agar tidak tergugur dari daftar penerima manfaat.

Berita Terkait