Berita

Rincian Gaji ke-13 PPPK 2026: Komponen, Besaran, dan Skema Perhitungan Lengkap

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,110 kata 4 halaman
Rincian Gaji ke-13 PPPK 2026: Komponen, Besaran, dan Skema Perhitungan Lengkap
Rincian Gaji ke-13 PPPK 2026: Komponen, Besaran, dan Skema Perhitungan Lengkap — 5 Komponen Gaji ke-13 PPPK 2026.

Rentang gaji pokok: Rp2.116.900 – Rp3.071.200

Golongan III

Rentang gaji pokok: Rp2.206.500 – Rp3.201.200

Golongan IV

Rentang gaji pokok: Rp2.299.800 – Rp3.336.600

Golongan V

Rentang gaji pokok: Rp2.511.500 – Rp4.189.900

Golongan VI

Rentang gaji pokok: Rp2.742.800 – Rp4.367.100

Golongan VII

Rentang gaji pokok: Rp2.858.800 – Rp4.551.800

Golongan VIII

Rentang gaji pokok: Rp3.203.600 – Rp5.261.500

Golongan IX (S1/D4)

Rentang gaji pokok: Rp3.203.600 – Rp5.261.500

Golongan X (S2)

Rentang gaji pokok: Rp3.339.100 – Rp5.484.000

Golongan XI (S3)

Rentang gaji pokok: Rp3.480.300 – Rp5.716.000

Golongan XII

Rentang gaji pokok: Rp3.627.500 ke atas

Selain gaji pokok, PPPK juga menerima tunjangan yang melekat sesuai status dan jabatan.


Perbedaan Krusial: PPPK Pusat vs PPPK Daerah

Salah satu poin terpenting dalam rincian gaji ke-13 PPPK 2026 adalah perbedaan komponen berdasarkan sumber anggaran:

PPPK Instansi Pusat (APBN) – Menerima kelima komponen lengkap, termasuk tunjangan kinerja (tukin) yang nominalnya bisa signifikan.

Aturan ini tertuang dalam Pasal 9 PP Nomor 9 Tahun 2026.

PPPK Instansi Daerah (APBD) – Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 19 huruf b PP Nomor 9 Tahun 2026, PPPK yang bersumber dari APBD tidak menerima tunjangan kinerja.

Komponen yang diterima hanya: gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan pangan.

Tambahan penghasilan lainnya disesuaikan dengan kemampuan kapasitas fiskal daerah masing-masing.


Skema Perhitungan Proporsional untuk Masa Kerja Kurang dari Setahun

Berita Terkait