“Rakornis ini menjadi ruang bagi kita semua untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan kepegawaian sehingga layanan dapat berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
Lebih jauh, kami mendorong optimalisasi Sistem Informasi ASN (SIASN) agar manajemen ASN semakin efektif dan adaptif,” ujarnya.
Sementara itu, Plt.
Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN, Aris Windiyanto, menegaskan bahwa tata kelola manajemen ASN yang baik berdampak langsung pada keberhasilan pembangunan nasional.
“Program Asta Cita yang digagas pemerintah hanya bisa berjalan apabila didukung oleh ASN yang profesional.
Kapasitas dan kinerja ASN menjadi faktor utama keberhasilan visi pembangunan nasional sehingga manajemen ASN yang kita lakukan hari ini akan berdampak langsung pada tercapainya target pemerintahan,” tegas Aris.