2. Melalui Pemerintah Daerah
Datangi kantor desa/kelurahan atau Dinas Sosial setempat untuk memastikan status data dan mengajukan pembaruan data.
3. Perbarui Data Kependudukan
Pastikan data kependudukan seperti NIK, Kartu Keluarga, dan alamat sudah benar di Dukcapil.
Data yang akurat akan memudahkan proses verifikasi.
Waspada Penipuan!
Kemensos mengingatkan masyarakat untuk hanya menggunakan situs resmi cekbansos.kemensos.go.id dan aplikasi Cek Bansos ketika mengecek bantuan sosial.
Hal-hal yang perlu diwaspadai:
-
Pesan, grup, atau tautan tidak jelas yang meminta data pribadi
-
Iming-iming pencairan bansos dengan biaya administrasi
-
Panggilan telepon mengatasnamakan petugas Kemensos yang meminta transfer uang
Ingat: Pengecekan bansos GRATIS dan tidak dipungut biaya apa pun!
Tips Agar Tetap Terdaftar sebagai Penerima Bansos
-
Cek status secara berkala melalui situs atau aplikasi resmi
-
Perbarui data jika terjadi perubahan kondisi keluarga (pindah alamat, perubahan jumlah tanggungan, dll.)
-
Pastikan NIK dan KK aktif di sistem Dukcapil
-
Jika merasa klasifikasi desil tidak sesuai dengan kondisi ekonomi terkini, ajukan pembaruan data melalui perangkat desa/kelurahan atau Dinas Sosial setempat
Kesimpulan
Pengecekan status bansos tahun 2026 semakin mudah dan transparan.
Dengan hanya bermodalkan NIK KTP, masyarakat dapat mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh di Play Store dan App Store.
Pemerintah berharap dengan sistem DTSEN dan kriteria desil yang lebih ketat, penyaluran bansos tahun 2026 dapat lebih tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Jangan tunda lagi—segera cek status bansos Anda sekarang juga!
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini merupakan rangkuman dari berbagai sumber terpercaya dan dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah terbaru. Selalu merujuk pada situs resmi Kemensos untuk informasi paling akurat.